KOMUNITAS HONG

Sebuah komunitas di Subang, yang bernama Komunitas Hong berupaya mendokumentasikan, melestarikan dan mempopulerkan kembali berbagai mainan tradisional, khususnya yang berasal dari Jawa Barat.
Pada Awalnya…

Di suatu Subuh, seorang anak lelaki yang menginjak remaja, Mohamad Zaini Alif, berjalan kaki menuju sekolahnya di SMPN 1 Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Napasnya sedikit terengah, karena ia harus menempuh perjalanan sejauh 5 km atau 1,5 jam berjalan kaki. Namun, pemandangan pepohonan karet dan kluwak di kebun sepanjang perjalanan serta embun pagi membuatnya selalu segar dan tidak lelah.

Waktu yang ditunggunya adalah saat pulang sekolah. Ia bersama teman-temannya mencari biji pepohonan karet dan kluwak untuk dibuat kerkeran, mainan seperti kipas angin. Baling-balingnya terbuat dari bambu dengan penyangga dari biji karet, kluwak, atau batok kelapa. Bagi anak kampung seperti dirinya, mainan buatan sendiri adalah bagian indah dari hidup yang terbawa hingga dewasa.

Lelaki kelahiran Cibuluh, Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang, Jawa Barat ini memainkan berbagai jenis permainan di antaranya kolecer (sejenis kipas angin yang dipancang di sawah atau huma) dan karinding (alat tiup dari batang bambu yang disobek tengahnya) untuk mengusir binatang hama padi seperti serangga dan burung. Ia juga membuat wayang golek dari batang daun singkong yang mengering.

Kecintaan kepada mainan tradisional asli Sunda membawa pria yang kini berusia 32 tahun itu menempuh pendidikan di Desain Produk Institut Teknologi Nasional (Itenas) dan ITB untuk meraih gelar S1 dan S2. Sejak 1996 ia mulai melakukan penelitian tentang mainan tradisional. Tak mudah melakukan penelitian itu karena sumbernya sangat sedikit. Lantaran penelitian permainan Sunda dan berniat untuk melestarikan, ia pun mendirikan komunitas Hong.
Sumber: kaulinanbudak.multiply.com, mainantempodoeloe.wordpress.com, yasni.com

Reference:

http://indonesiaproud.wordpress.com/2011/01/08/komunitas-hong-pelestari-permainan-anak-tradisional/www.yunikatour.com

About the Author

Leave a Reply

*

captcha *